Sahabatku berkata, hidup adalah sebuah cobaan, hidup adalah suatu permainan, bila kita tak pandai menyikapinya, kita akan terus di pemainkan, Alla memberikan cobaan, menguji keimanan menambah ketakwaan, sesuai dengan kemampuan yang kita miliki, yakinlah Rahmad Allah itu seluas alam raya ini.
Cobaan itu hanya sebesar biji sawi, jangan sampai kita tertipu lagi. Jangan kita sampai dibuai syaitan, yang hanya mahu insan jahanam.
Katanya lagi… bejalanlah dengan prasangka baikmu... terhadap Tuhanmu... bahwa senyuman adalah keindahan, dan kenikmatan sementara.. niscaya takdirmu. Akan slalu indah dan nikmat tenagkan hatimu bolak-balik hatimu itu hal biasa.
Sahabat... jika hari ini aku lalai, tolong ingatkan aku, tentang masaku yang sia sia, tentang kesibukanku dengan dunia, tetang rinduku yang menggila, tentang kataku yang merapu saja, tentang cintaku yang sia belaka. Tentang bekalanku kesana, tentang ajalku yang hampir tiba, tentang sendirianku didalam tanah, tentang gelapnya kubur kita, tentang dunia yang fana, tentang akhirat yang abadi jua.
Sahabat.... jika kau sahabatku, kau akan menegurku pabila aku khilaf dan salah, kau akan menggingatkanku, pabila aku alpa dan lupa, kauakan memangilku, tika aku menghilang menjauh, kau akan menjengukku, tika aku resah dan payah. Kau akan bersamaku, tika aku buntu dan keliru,kau akan mendoakanku, tika aku sudah tiada.
Sayang... mari kita berjanji,
usah ada benci membenci, pabila hajat tidak dituruti, usah kita musuh memusuhi, pabila harapan tak kau dapati, usah kita khianati menghianati, pabila haluan berlainan arah,
ingat kataku sayang... kita berbicara karena Allah, kita berjumpa jua karena Allah, kita berpisah jua karena Allah, sandarkan segala kepada Allah, karena kita akan menemui Allah.
Supaya hatimu dapat belajar untuk menjadi tenang semula, bukankah dalam kesusahan itu ada kemudahan, bukankah dalam kesulitan terbentang hikmah yang luas.
Terima kasih... sahabat, trimakasih sayang... benar berlaka kata katamu itu, kata katamu membukakan pikiranku, kata katamu mencelikkan mataku, semoga Allah terus memberi hikmah kepadamu, memberkati segala urusan hidupmu, moga kita sama menasihati.. moga kita saling faham memahami, karena saling faham dan mengerti itu permata dan mutiara persahabatan menyerlahkan kebahagian yang insan impikan.
Wahai Allah kekalkan ukhwah fallah antara kami.
Nasehat Sang Waktu
Senin, 29 November 2010
Wahai hatiku
Wahai hatiku... masihkah engkau tidur, masihkah engkau lena, masihkah engkau bermimpi, jemputlah mata... tataplah. ajaklah telinga... dengarlah, ungkapkanlah... ridho, tanamkanlah... pasrah, sematkanlah... takwa, semoga kau menerima ketentuan, telah di garis telah di suratkan.
Wahai hatiku ketika kepala lengah di lengan, hanya kau berbisik kepada tuhan, pandai pula kau membujuknya, usahlah kau menangis mata, tabah hati menempuh dugaan sekecil ini, mengapa hati kesali kehilangan lagi, biarkan ia berlalu bersama desiran pagi, mentari-kan muncul membawa sinar, terang bercahaya lagi kudus, mencerahkan pikiran menyemarakan hidup.
Wahai hatiku... usah kau kasih legha lagi, usah kau panggilnya lagi, usah kau menyisip irama sedih, usah kau merinduinya lagi,usah kau menyintainya lagi, usah kau mengenanginya lagi, seandainya kehadiranmu tidak diindah, seandainya ingatanmu sia-sia belaka, seandainya rindumu tidak diterima, sehingga kasihmu ditertawakan saja.
Wahai hatiku... aku selalu berbicara denganmu, sedang engkau berbicara dengan tuhanku, kau slalu berbolak balik.
Tiada suatu ketetapan katamu, kau slalu menipu mempermainkan keluhuranku, kupinta padaMu... tetapkanlah untukku, untuk aku tenang dalam kehidupan, untuk aku tenang dalam bersahabat, untuk aku tenang membuat beribadat, untuk senyum dalam hikmah beserta ingat...
Wahai hatiku... aku slalu membujukmu, aku slalu menasehatimu,aku slalu membelaimu, walau disini bercambah kuntuman saying,walau disini merimbunnya pepohonan kasih, walau disini semerbak wangian rindu, semuanya adalah batu dan palsu, kembalilah kau kepada fitrah sucimu,berulitlah kau dengan zikrullah, agar kau kembali tenang bertemu Robbmu.
Wahai diri seorang aku, seandainya kau terjumpa, mutiara pengajaran hari ini, kutiplah... perhatilah dan telitilah, moga kau tidak teranjuk lagi, luka perah dijalanmu nanti,
Wahai diri seorang kamu, seandainya kau melihatku, lemah, dungu tak berdaya, bimbinglah daku bukan memanjaku, moga suatu hari suatu ketika, Allah akan mengangkat derajatmu.
Wahai diri seorang dia, seandainya kau dapatiku, terkeliru, buta dan terbelenggu panggilah daku... nyatakan padaku, agar suatu hari suatu ketika, Allah melimpahkanmu belasNya.
Wahai diri seorang teman, seandainya kau melihatku, tersilap langkah tersesat jalan, gamitlah aku, pimpimlah tanganku, agar kelak aku mendoakanmu, Allah merahmati dan mendekapmu.
Wahai diri seorang hamba, seandainya kau terlena dalam jaga, mengulit mesra mimpi lagha dunia, kembalilah kepada Allah tuhanmu, yang slalu merindui taubatmu, senantiasa menerima kecintaanmu.
Wahai diri seorang insan, ingatlah hati... ingatlah saying, doa seorang dia seorang teman, doa seorang hamba yang dizalimi, tidak berhijab dan akan dikabulkan.
Jangan ada titik hitam mendinding nur iman.
Amin ya rabbal alamin.
Suatu hari suatu ketika, tika kegelisahaan mengulit jiwa.. diri kehilangan diri kebutuhan, trimakasih Wahai Allah, luhur dan indahnya kasih sayangMU, engkau tidak pernah melupai daku, aku yang slalu terlelai menggingatiMU, sibuk urusan dunia membelai jagha tatkala diri lemas di samudra rasa,tercari-cariku... dambakan pertolongan, maluku meminta menitiskan air mata, namun engkau masih menerima, menghantarku seorang sahabat berbicara.
Wahai hatiku ketika kepala lengah di lengan, hanya kau berbisik kepada tuhan, pandai pula kau membujuknya, usahlah kau menangis mata, tabah hati menempuh dugaan sekecil ini, mengapa hati kesali kehilangan lagi, biarkan ia berlalu bersama desiran pagi, mentari-kan muncul membawa sinar, terang bercahaya lagi kudus, mencerahkan pikiran menyemarakan hidup.
Wahai hatiku... usah kau kasih legha lagi, usah kau panggilnya lagi, usah kau menyisip irama sedih, usah kau merinduinya lagi,usah kau menyintainya lagi, usah kau mengenanginya lagi, seandainya kehadiranmu tidak diindah, seandainya ingatanmu sia-sia belaka, seandainya rindumu tidak diterima, sehingga kasihmu ditertawakan saja.
Wahai hatiku... aku selalu berbicara denganmu, sedang engkau berbicara dengan tuhanku, kau slalu berbolak balik.
Tiada suatu ketetapan katamu, kau slalu menipu mempermainkan keluhuranku, kupinta padaMu... tetapkanlah untukku, untuk aku tenang dalam kehidupan, untuk aku tenang dalam bersahabat, untuk aku tenang membuat beribadat, untuk senyum dalam hikmah beserta ingat...
Wahai hatiku... aku slalu membujukmu, aku slalu menasehatimu,aku slalu membelaimu, walau disini bercambah kuntuman saying,walau disini merimbunnya pepohonan kasih, walau disini semerbak wangian rindu, semuanya adalah batu dan palsu, kembalilah kau kepada fitrah sucimu,berulitlah kau dengan zikrullah, agar kau kembali tenang bertemu Robbmu.
Wahai diri seorang aku, seandainya kau terjumpa, mutiara pengajaran hari ini, kutiplah... perhatilah dan telitilah, moga kau tidak teranjuk lagi, luka perah dijalanmu nanti,
Wahai diri seorang kamu, seandainya kau melihatku, lemah, dungu tak berdaya, bimbinglah daku bukan memanjaku, moga suatu hari suatu ketika, Allah akan mengangkat derajatmu.
Wahai diri seorang dia, seandainya kau dapatiku, terkeliru, buta dan terbelenggu panggilah daku... nyatakan padaku, agar suatu hari suatu ketika, Allah melimpahkanmu belasNya.
Wahai diri seorang teman, seandainya kau melihatku, tersilap langkah tersesat jalan, gamitlah aku, pimpimlah tanganku, agar kelak aku mendoakanmu, Allah merahmati dan mendekapmu.
Wahai diri seorang hamba, seandainya kau terlena dalam jaga, mengulit mesra mimpi lagha dunia, kembalilah kepada Allah tuhanmu, yang slalu merindui taubatmu, senantiasa menerima kecintaanmu.
Wahai diri seorang insan, ingatlah hati... ingatlah saying, doa seorang dia seorang teman, doa seorang hamba yang dizalimi, tidak berhijab dan akan dikabulkan.
Jangan ada titik hitam mendinding nur iman.
Amin ya rabbal alamin.
Suatu hari suatu ketika, tika kegelisahaan mengulit jiwa.. diri kehilangan diri kebutuhan, trimakasih Wahai Allah, luhur dan indahnya kasih sayangMU, engkau tidak pernah melupai daku, aku yang slalu terlelai menggingatiMU, sibuk urusan dunia membelai jagha tatkala diri lemas di samudra rasa,tercari-cariku... dambakan pertolongan, maluku meminta menitiskan air mata, namun engkau masih menerima, menghantarku seorang sahabat berbicara.
Saat Ingat
Ya Aziz...
Izinkanlah aku terus berada di dalam jalan Mu ini untuk selama-lamanya,
Janganlah Engkau kembalikan aku kelorong gelap yang membawa pada kesesatan,
Ampunkanlah kejahilan dan kelalaianku selama ini,
Pimpin dan bimbinglah hamba Mu yang lemah ini kearah cinta Mu,
Ku mohon agar Engkau teguhkan tugu keimanan ku,
Benarkalah aku untuk merasai halawatul iman,
Anugrahkanlah kepada ku kekuatan dan kesabaran,
Pekakkanlah telinga ku dari sembarang sendirian dan ejekan,
Kebalkanlah jasadku dari segala kesakitan,
Dalam menjalankan amanah yang Engkau pikulkan di bahu ku...
Ya Khaliq...
Jadikanlah setiap hembuskan nafasku, Setiap kelipan mataku, Setiap degupan jantungku, Setiap helaian rambutku, Setiap bait perkataanku, Setiap ayunan tanganku, Setiap langkah kakiku Dan setiap titisan darahku, Hanyalah untuk Mu...
Sebelum tiba ajalku,
Izinkanlah aku terus berada di dalam jalan Mu ini untuk selama-lamanya,
Janganlah Engkau kembalikan aku kelorong gelap yang membawa pada kesesatan,
Ampunkanlah kejahilan dan kelalaianku selama ini,
Pimpin dan bimbinglah hamba Mu yang lemah ini kearah cinta Mu,
Ku mohon agar Engkau teguhkan tugu keimanan ku,
Benarkalah aku untuk merasai halawatul iman,
Anugrahkanlah kepada ku kekuatan dan kesabaran,
Pekakkanlah telinga ku dari sembarang sendirian dan ejekan,
Kebalkanlah jasadku dari segala kesakitan,
Dalam menjalankan amanah yang Engkau pikulkan di bahu ku...
Ya Khaliq...
Jadikanlah setiap hembuskan nafasku, Setiap kelipan mataku, Setiap degupan jantungku, Setiap helaian rambutku, Setiap bait perkataanku, Setiap ayunan tanganku, Setiap langkah kakiku Dan setiap titisan darahku, Hanyalah untuk Mu...
Sebelum tiba ajalku,
Sabtu, 27 November 2010
Kembalikan
Kembalikan
Bagaimana cara kita bersyukur kepada ALLOH?
Kembalikan sehat dan bahagiamu kepada Robb
Kembalikan Kesedihan dan Kesempitanmu kepada Robb
Kembalikan Harta kekayaanmu kepada Robb
Kembalikan rasa cinta dan bencimu kepada Robb
Kembalikan Tawa dan tangismu kepada Robb
Bagaimana cara kita bersyukur kepada ALLOH?
Kembalikan sehat dan bahagiamu kepada Robb
Kembalikan Kesedihan dan Kesempitanmu kepada Robb
Kembalikan Harta kekayaanmu kepada Robb
Kembalikan rasa cinta dan bencimu kepada Robb
Kembalikan Tawa dan tangismu kepada Robb
Sabtu, 20 November 2010
Kenalilah
Kenalilah
tiga gal yang tidak akan putus amalnya adalah 1 anak dan menjadi anak soleh 2. ilmu yang bermanfaat dan Amal jariah...Mari kita kenali Alloh menuntu kita.
Yang pertama kita disunahkan untuk berpasangan dengan suami atau istri yang saleh agar mendapat keturan yang saleh..agar poin pertama dari amal kita tidak terputus..
Yang kedua..kita dibekali akal agar akal kita berguna bagi orang lain sepanjang sejarah umat manusia
yang ketiga di beri rejeki agar dapat digunakan untuk amal jariah...
lalu sejauh ini sudahkah kita mengenali semua tindakan kita untuk menyiapkan tiga hal itu..?
tiga gal yang tidak akan putus amalnya adalah 1 anak dan menjadi anak soleh 2. ilmu yang bermanfaat dan Amal jariah...Mari kita kenali Alloh menuntu kita.
Yang pertama kita disunahkan untuk berpasangan dengan suami atau istri yang saleh agar mendapat keturan yang saleh..agar poin pertama dari amal kita tidak terputus..
Yang kedua..kita dibekali akal agar akal kita berguna bagi orang lain sepanjang sejarah umat manusia
yang ketiga di beri rejeki agar dapat digunakan untuk amal jariah...
lalu sejauh ini sudahkah kita mengenali semua tindakan kita untuk menyiapkan tiga hal itu..?
Kamis, 11 November 2010
Kepemimpinan Itu
KEPEMIMPINAN ITU
Apabila tahu kewajiban pemimpin di hadapan Alloh, maka tidak banyak orang yang berani menjadi pemimpin
Kepemimpinan (kholifah) bagi manusia adalah sifat fitrah yang diberikan oleh Alloh. manusia diciptakan menjadi mahluk yang unggul, sehingga pantas menjadi kholifah di muka bumi. Sehingga ciri seorang pemimpin pada kelompok masyarakat, organisasi, pemerintah, atau negara mestinya orang tersebut unggul dibanding yang lain, dalam bidang tertentu.
Banyak orang yang tidak sadar dirinya unggul dibanding orang lain, yang terjadi banyak orang yang merasa unggul dibanding orang lain. Keunggulan tidak bisa ditiru, namun menjadi pemimpin banyak ilmu yang bisa dilakukan. Hal yang wajar bila untuk mencari pemimpin sering terjadi saling merendahkan, saling menyingkirkan, saling memusuhi, berkompetisi. Apabila semua sadar akan keunggulan dirinya, maka untuk memilih pemimpin akan lebih mudah, lebih demokratis, lebih amanah. Apabila tahu kewajiban pemimpin di hadapan Alloh, maka tidak banyak orang yang berani menjadi pemimpin. Bila tahu balasan Alloh bagi pemimpin, maka semua akan takut menjadi pemimpin. Sayangnya tidak banyak pemimpin yang tahu resiko itu, yang dia tahu hanya sanjungan, popularitas, kebutuhan materi dunia yang dia dapatkan.
Tanggung jawab pemimpin tidak hanya soal keadilan saja, namun pemimpin yang tidak mampu membawa masyarakat atau anggota kelompoknya menuju ketakwaan yang lebih baik, yang membiarkan kemaksiatan, kedurhakan, kekufuran, ketakaburan terjadi, maka kesalahannya tidak hanya bisa ditebus dengan sholat berjamaah, dan berhaji serta berumroh setiap tahun, sebab kegiatan ini lebih banyak dikerubuti semut-semut riya sebagai seorang pemimpin.
Tidak mampu melihat indahnya sang malaikat pencabut nyawa datang, sakaratul maut dalam keadaan tidak sadar itu sanksi awal bagi pemimpin yang membiarkan masyarakat atau kelompoknya berdusta kepada Alloh, dan merupakan kerugian bagi orang muslim, sebab peluang terbesar kunci masuk surga diberikan pada saat sakaratul maut,.
Sifat unggul yang dimiliki oleh seorang pemimpin dikuti oleh penyakit hati yang lain. Riya mengharap pujian orang lain, sombong merasa dirinya paling top, iri merasa tidak suka bila ada yang melebihi dia, dengki merasa ingin mencelakakan orang lain, kikir merasa takut kepunyaannya berkurang, dan tamak merasa kekuasaan yang dimilikinya belum cukup. Semua penyakit ini muncul dominan pada seorang pemimpin dibanding anggota masyarakat biasa.
Rosullulloh berpesan bahawa barang siapa yang dalam hatinya tersimpan penyakit kepemimpinan, maka obatny adalah merasa bahwa keunggulannnya tidak ada artinya bila Alloh tidak maha Rahman.
Apabila tahu kewajiban pemimpin di hadapan Alloh, maka tidak banyak orang yang berani menjadi pemimpin
Kepemimpinan (kholifah) bagi manusia adalah sifat fitrah yang diberikan oleh Alloh. manusia diciptakan menjadi mahluk yang unggul, sehingga pantas menjadi kholifah di muka bumi. Sehingga ciri seorang pemimpin pada kelompok masyarakat, organisasi, pemerintah, atau negara mestinya orang tersebut unggul dibanding yang lain, dalam bidang tertentu.
Banyak orang yang tidak sadar dirinya unggul dibanding orang lain, yang terjadi banyak orang yang merasa unggul dibanding orang lain. Keunggulan tidak bisa ditiru, namun menjadi pemimpin banyak ilmu yang bisa dilakukan. Hal yang wajar bila untuk mencari pemimpin sering terjadi saling merendahkan, saling menyingkirkan, saling memusuhi, berkompetisi. Apabila semua sadar akan keunggulan dirinya, maka untuk memilih pemimpin akan lebih mudah, lebih demokratis, lebih amanah. Apabila tahu kewajiban pemimpin di hadapan Alloh, maka tidak banyak orang yang berani menjadi pemimpin. Bila tahu balasan Alloh bagi pemimpin, maka semua akan takut menjadi pemimpin. Sayangnya tidak banyak pemimpin yang tahu resiko itu, yang dia tahu hanya sanjungan, popularitas, kebutuhan materi dunia yang dia dapatkan.
Tanggung jawab pemimpin tidak hanya soal keadilan saja, namun pemimpin yang tidak mampu membawa masyarakat atau anggota kelompoknya menuju ketakwaan yang lebih baik, yang membiarkan kemaksiatan, kedurhakan, kekufuran, ketakaburan terjadi, maka kesalahannya tidak hanya bisa ditebus dengan sholat berjamaah, dan berhaji serta berumroh setiap tahun, sebab kegiatan ini lebih banyak dikerubuti semut-semut riya sebagai seorang pemimpin.
Tidak mampu melihat indahnya sang malaikat pencabut nyawa datang, sakaratul maut dalam keadaan tidak sadar itu sanksi awal bagi pemimpin yang membiarkan masyarakat atau kelompoknya berdusta kepada Alloh, dan merupakan kerugian bagi orang muslim, sebab peluang terbesar kunci masuk surga diberikan pada saat sakaratul maut,.
Sifat unggul yang dimiliki oleh seorang pemimpin dikuti oleh penyakit hati yang lain. Riya mengharap pujian orang lain, sombong merasa dirinya paling top, iri merasa tidak suka bila ada yang melebihi dia, dengki merasa ingin mencelakakan orang lain, kikir merasa takut kepunyaannya berkurang, dan tamak merasa kekuasaan yang dimilikinya belum cukup. Semua penyakit ini muncul dominan pada seorang pemimpin dibanding anggota masyarakat biasa.
Rosullulloh berpesan bahawa barang siapa yang dalam hatinya tersimpan penyakit kepemimpinan, maka obatny adalah merasa bahwa keunggulannnya tidak ada artinya bila Alloh tidak maha Rahman.
Mintalah
MINTALAH
…..selalu dibaca para malaikat, sebagai penyiram taman-taman surga……
Tidak semua rencana manusia akan terlaksana tanpa persoalan, namun tidak ada persoalan yang tidak ada solusinya, kerana Alloh akan memberikan solusi sebagai pertanda pertolonganNYA.
Bagaimana kamu meraih pertolongan Alloh jawabannya dengan mudah Doa dan Dzikir selalu mengingat Alloh dikala senang, sehingga Alloh akan menolong disaat kesusahan datang. Bagaimana sikap kamu menunggu pertolongan Alloh datang, dengan bersabar, bagaimana kamu mengisi kesabaran dirimu, dengan berdzikir. Semua bentuk ibadah adalah Dzikir, rukun Islam adalah Dzikir, sehingga bila pertolongan sudah diturunkan saatnyalah menggunakan setiap detik denyut nadi, dan tarikan nafasmu untuk mengingat Alloh.
Setiap yang ada dilangit dan dibumi ini bertasbih untuk Alloh, tidak kecuali manusia. Bertasbih adalah kewajiban bagi semua yang ada di bumi dan langit, dan tasbih mereka hanya mereka sendiri yang tahu.
Basahi bibir kamu dengan laffal Subhanalloh, Walhamdulillah, Walaillahaillalloh, hu Allohu akbar, kapan pun dimanapun kecuali ketika kamu buang hajatmu.
Maha suci engkau, segala puji bagi engkau, tidak ada tuhan selain engkau, engkau maha besar. Bacaan yang paling disukai oleh Alloh, selalu dibaca para malaikat, sebagai penyiram taman-taman surga, kedudukannnya disandingkan dengan surta Al-fatihah.
Kemulian orang yang selalu membaca tasbih adalah “dijauhkan dari segala kejahatan mahluk-makluk Alloh yang lain, baik mahluk yang berupa Virus, bakteri maupun mahluk setan yang berupa jin maupun manusia. Dimudahkan segala urusan, dihindarkan dari kemaksiatan dan mara bahaya. Dimuliakan derajat, kedudukan, kemulian dan martabatnya dimata Alloh, mata masyarakat, keluarga, dan pemerintah, dan dijauhkan dari siksa kubur dan siksa api neraka”.
Tasbih bukan sekedar kalimat yang mudah diucapkan, namun tasbih mempunyai kekuatan Ghoib-ghoibulloh, yang kekuatannnya jauh lebih besar dibanding kekuatan kamu sendiri. Keuatan untuk melawan kejahatan, kesombongan, kemaksiatan dan kekuatan untuk menghindar dari pengaruh keburukan dan setan.
…..selalu dibaca para malaikat, sebagai penyiram taman-taman surga……
Tidak semua rencana manusia akan terlaksana tanpa persoalan, namun tidak ada persoalan yang tidak ada solusinya, kerana Alloh akan memberikan solusi sebagai pertanda pertolonganNYA.
Bagaimana kamu meraih pertolongan Alloh jawabannya dengan mudah Doa dan Dzikir selalu mengingat Alloh dikala senang, sehingga Alloh akan menolong disaat kesusahan datang. Bagaimana sikap kamu menunggu pertolongan Alloh datang, dengan bersabar, bagaimana kamu mengisi kesabaran dirimu, dengan berdzikir. Semua bentuk ibadah adalah Dzikir, rukun Islam adalah Dzikir, sehingga bila pertolongan sudah diturunkan saatnyalah menggunakan setiap detik denyut nadi, dan tarikan nafasmu untuk mengingat Alloh.
Setiap yang ada dilangit dan dibumi ini bertasbih untuk Alloh, tidak kecuali manusia. Bertasbih adalah kewajiban bagi semua yang ada di bumi dan langit, dan tasbih mereka hanya mereka sendiri yang tahu.
Basahi bibir kamu dengan laffal Subhanalloh, Walhamdulillah, Walaillahaillalloh, hu Allohu akbar, kapan pun dimanapun kecuali ketika kamu buang hajatmu.
Maha suci engkau, segala puji bagi engkau, tidak ada tuhan selain engkau, engkau maha besar. Bacaan yang paling disukai oleh Alloh, selalu dibaca para malaikat, sebagai penyiram taman-taman surga, kedudukannnya disandingkan dengan surta Al-fatihah.
Kemulian orang yang selalu membaca tasbih adalah “dijauhkan dari segala kejahatan mahluk-makluk Alloh yang lain, baik mahluk yang berupa Virus, bakteri maupun mahluk setan yang berupa jin maupun manusia. Dimudahkan segala urusan, dihindarkan dari kemaksiatan dan mara bahaya. Dimuliakan derajat, kedudukan, kemulian dan martabatnya dimata Alloh, mata masyarakat, keluarga, dan pemerintah, dan dijauhkan dari siksa kubur dan siksa api neraka”.
Tasbih bukan sekedar kalimat yang mudah diucapkan, namun tasbih mempunyai kekuatan Ghoib-ghoibulloh, yang kekuatannnya jauh lebih besar dibanding kekuatan kamu sendiri. Keuatan untuk melawan kejahatan, kesombongan, kemaksiatan dan kekuatan untuk menghindar dari pengaruh keburukan dan setan.
Langganan:
Komentar (Atom)