Kamis, 11 November 2010

Nasehat Sang Waktu 2

NASIHAT SANG WAKTU II
“Hanya ada senyum dan tangis dan  tidak akan ada yang peduli dan menolong.”

Bagaimana sebenarnya keadaan kehidupan selain didunia ini ketika kamu mendengar atau membaca nasehat ini, kita mulai dari pertanyaan adakah ada alam kehidupan rahim, jawaban pasti ada karena kamu pernah berada disana, dan dengan siapakan kamu disana, kamu mengatakan sendiri, bisakah kamu menceritakannya ketika kamu berada disana,  kamu jawab tidak. Pernahkah kamu tahu sewaktu disana, saat  kamu dibuahi, dan dilahirkan,  jawaban tidak.

Kehidupan abadi setelah kematian mengalami beberapa tahap atau masa yang setiap manusia memakan waktu yang berbeda-beda, seperti ketika kamu di rahim, dalam perbedaan seperseribu detik usia kamu dirahim akan berbeda dengan kawan kamu, begitu juga ketika didunia ini, setiap manusia sudah ditentukan berapa lama mengarungi kehidupan didunia.

Kehidupan di alam kubur, hampir  sama dengan kehidupan di rahim, kamu tidak tahu kapan datang dan kamu tidak tahu kapan dibangkitkan. Di alam kubur kamu akan berada pada kehidupan yang berbeda satu sama lain dalam ruang yang sama yaitu alam kubur. kamu tidak menjadi mahluk sosial, kamu menjadi mahluk individu yang ditemani para pembantu sang Maha Agung. 

Tugas kamu nanti dialam kubur  berbeda dengan di dunia ini. Didunia kamu bertugas menyambah sang maha Agung, dan mengurus urusanNYA didunia, dengan segala keperluan untuk menyembah telah disiapkan sebelumnya, dengan akal yang diberikan kamu bisa melayani dirimu untuk menyembah Sang Maha Agung. sedang di alam kubur kamu bertugas mempertanggungjawabkan tugas-tugas kamu selama didunia. 

Dialam kubur, Sang Maha Agung telah pula menyiapkan berbagai macam pahala dan berbagai macam siksa. Tidak ada potongan pahala dan tidak ada pula bonus pahala, kamu tidak berakal lagi, kamu tidak bermulut lagi, kamu tidak punya napsu lagi, tidak ada keindahan dan perhiasan yang kamu kejar, berlomba-lomba seperti didunia.

Di alam kubur tidak ada hisab terhadap amal kamu, jika kamu ditanya, jawaban merupakan amal baik langsung mendapat pahala, dan jika jawaban merupakan semua amal buruk maka akan langsung  mendapat siksa. Kamu diberi kesempatan untuk menambah amal baikmu sampai kiamat datang, dengan tiga perkara yang kamu tinggal didunia yaitu anak-anak mu yang soleh, ilmu kamu yang bermanfaat dan amal jariahmu yang masih digunakan, sampai amal baik dan buruk kamu di timbang di hari perhitungan kelak.

Hanya ada senyum dan tangis dan  tidak akan ada yang peduli dan menolong. Wanita atau pria yang kamu kejar ketika didunai, anak-anak yang kamu manja di dunia, harta benda yang kamu tumpuk setiap hari dan malam tanpa henti, tidak bisa menolong, kecuali tiga perkara diatas tadi. Senyum kamu karena dilayani oleh para malaikat, dan tangisan kamu karena hanya bisa melihat dan merasakan perihnya siksa pembantu sang maha Agung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar